Sejak PERMATA berhenti terbit itu aku hidup “terlunta-lunta” di Bogor. Nginep di tempat kos teman, dan juga sekretariat kegiatan dakwah bareng temen-temen aktivis lainnya. Sebab, untuk ngekos sendiri kayaknya belum bisa waktu itu karena persoalan finansial. Jadi deh diriku ini sebagai nomaden,…
read moreKenapa esai astronomi Stephen Hawking (“A Brief History of Time”), observasi antropologis Oscar Lewis (“Children of Sanchez”) dan skripsi Soe Hok Gie tentang Pemberontakan Madiun (“Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan”) bisa kita nikmati seperti sebuah novel?
read moreOleh Nur Handayani Kami merasa bersyukur karena Allah Swt. yang telah memberikan kami keluarga yang bahagia. Kebahagiaan itu salah satunya ada pada ketiga buah hati kami: Qais (7 tahun), Rafi (4,5 tahun), dan Sausan (2 tahun). Bermain dan bercengkrama dengan mereka tak…
read moreBy: Ria Fariana Brak! Buka pintu! Suara itu memecah keheningan tengah malam. Seorang pemuda berumur 20-an tahun berdiri bersandar pada daun pintu yang kokoh itu sambil meracau tak karuan. Brak brak brak! Kembali tangannya menggedor-gedor pintu yang tak kunjung terbuka. Setelah itu…
read moreOleh: O. Solihin Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Itu sebabnya, jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia kepenulisan, syarat utamanya adalah harus merajinkan dan membiasakan diri untuk membaca. Membaca apa saja yang bisa dibaca. Insya Allah, dengan banyak membaca akan…
read moreOleh Didik Wijaya Ada banyak mitos yang bisa menghalangi Anda untuk menulis. Mitos seringkali sangat mempengaruhi pola pikir kita. Padahal belum tentu sebuah mitos seratus persen benar. Anda cukup lihat dengan sudut pandang yang berbeda, maka mitos itu tidak akan menghalangi Anda…
read moreBy: O. Solihin Pulang sekolah, Ogi bersiul ceria sambil menyenandungkan lagu lawas milik Male Voice; Putri Biru. Yang syairnya kayak begini, “Putri Biru kamu membuat diriku terpesona, Putri Biru kamu membuat diriku terpana..” Saking khusyuknya, sampai-sampai Ogi lupa kalau dirinya sudah berada…
read moreO. Solihin Ketika kelas 4 di Sekolah Menengah Analis Kimia di Bogor itu, tahun 1992, aku memang masih menulis, tapi karena banyaknya kesibukan urusan sekolah, keterampilan menulisku sempat terhambat dan nggak diasah. Soalnya emang jarang berlatih nulis lagi. Tapi, aktivitas membaca sih…
read moreOleh: Radinal Mukhtar Harahap Menulis opini, bagi sebagian orang, merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang. Banyak tips yang diberikan dalam menulis opini. Baik itu dengan mengenal ciri khas koran tersebut, ataupun dengan mengenal langsung redaksinya. Walaupun begitu, dalam tulisan singkat ini, saya tidak…
read more