Pattern
Background
Google Font
Background

5 responses to “Menulis, antara idealisme dan periuk nasi”

  1. Dian Kurnia

    Salam

    Inspiratif, pak. Keputusan yang sangat berat tentunya bagi setiap penulis (pemula) ketika berniat menjajajak kaki di dunia kepenulisan seperti itu. Namun, dengan tekad yg membaja, rezeki pun tak kan kemana.
    Salam kenal, pak.

  2. Noor Arief W.

    Aa Solihin, saya jadi terharu. Kisah anda sangat inspiratif sekali. Mudah-mudahan saya bisa memiliki motivasi luar biasa seperti anda.

    Salam kenal,
    Noor Arief W.

    1. osolihin

      Terima kasih atas apresiasinya. Semoga bermanfaat dan menginspirasi siapapun. Salam kenal juga mas Noor :-)

      1. Noor Arief W.

        Saat ini saya sedang belajar menulis melalui blog. Alamatnya : http://www.hidupsehatcaranabi.wordpress.com dan http://www.resensibukuinspiratif.blogspot.com. Web Aa Solihin ini menjadi salah satu rujukan saya untuk bisa memompa terus semangat menulis saya. Terima kasih

        1. osolihin

          Terima kasih sudah menjadikan web saya ini sebagai inspirasi.
          Semoga ada manfaatnya. Salam kenal :-)
          Terima kasih sudah berkunjung ke web saya.

© 2013 [menuliskreatif] | Informasi Kursus Menulis Online dan Workshop, silakan via HP: +62817-9949470 | email: kmo@menuliskreatif.com