Diary

now browsing by category

 

Mengajak Buah Hatiku Menghargai Waktu

Oleh Nur Handayani

Kami merasa bersyukur karena Allah Swt. yang telah memberikan kami keluarga yang bahagia. Kebahagiaan itu salah satunya ada pada ketiga buah hati kami: Qais (7 tahun), Rafi (4,5 tahun), dan Sausan (2 tahun). Bermain dan bercengkrama dengan mereka tak pernah membuat saya merasa bosan. Meski ada saja kenakalan-kenakalan atau kerewelan khas anak-anak yang mereka lakukan setiap hari. Tapi itu tak membuat saya merasa jera dan pusing karena saya sudah memiliki komitmen bahwa memiliki anak dalam pernikahan ini adalah pilihan. Jika pilihan berarti mau tidak mau saya (dan juga suami) harus siap untuk membina, mendidik, dan mengarahkan untuk masa depan mereka yang lebih baik.

Perilaku kurang baik yang dilakukan anak-anak saya itu salah satunya adalah dalam menghargai waktu. Dua anak lelaki saya yaitu Qais dan Rafi, mereka nampak asyik kalau sudah di depan televisi menonton acara kesukaannya. Saking asyiknya, serasa dunia bagai milik mereka berdua. Sapaan salam dan panggilan sayang saya sebagai ibunya tak pernah digubris. Dampak negatif lainnya semua jadwal yang seharusnya mereka lakoni jadi tidak terlaksana. Saatnya mereka harus mandi, makan, bermain dan belajar tidak mereka hiraukan. Sholat juga seringnya ditunda saja. Read More…

Kusambut Pagi dengan Cinta…

Oleh: Kang Ewink

nurhadi13.wordpress.com

Di pagi yang cerah ini, seperti biasa aku selalu berusaha meluangkan waktu untuk memandikan kedua anakku. Di kamar mandi berukuran kecil inilah rutinitasku sebagai seorang bapak dimulai. Bercengkerama dan bernyanyi seirama dengan tetesan air.

Harum mewangi aroma shampoo dan sabun mandi, menemani hembusan napas cinta kami. Dari beningnya air, terpancar cinta dalam kebersamaan.

Muhammad Ardi Fauzan Rizqy, putera ketigaku, seorang bayi lelaki yang baru berusia 5 bulan. Ia telah dimandikan lebih dulu oleh ibunya. Dengan sentuhan kasih sayang, sebuah sinergi telah tercipta di pagi ini. Read More…