islam

now browsing by tag

 
 

Euro 2012, Suriah, dan Rohingya

rohingya-people1

O. Solihin

Gemerlap pesta Piala Eropa 2012 menyihir banyak orang, khususnya yang senang dengan sepak bola. Saya sendiri, memang suka nonton pertandingan sepak bola di televisi, itu pun kalo waktunya agak luang. Kalo penuh padat ya, wasalam deh. Cukup nonton siaran beritanya di televisi, itu pun lagi-lagi kalo sempat dan nggak rebutan sama anak-anak saya yang lagi asik nonton film kartun kesukaannya di jam yang sama. Hehehe… gimana pun juga, setelah banyak amanah kegiatan dan tanggung jawab pekerjaan, acara nonton sepak bola di televisi udah nyaris tergerus habis waktunya dikalahkan kepentingan ril lainnya. Jujur nih, waktu masih sekolah dulu (dari SD sampe SMA), saya paling hobi nonton pertandingan sepak bola, terutama kalo ada turnamen macam Piala Dunia atau Piala Eropa. Tapi, itu dulu. Dulu sekali. Kini saya nyaris nggak bisa. Kalo pun tahu perkembangan beritanya ya melalui internet saja. Asalkan rajin berselancar dan nggak pedih mata yang udah minus dan silindris ini.

Bro en Sis rahimakumullah, pembaca setia gaulislam, sengaja saya mengambil judul untuk buletin gaulislam edisi 243/tahun ke-5 dengan judul yang agak panjang (dan mudah-mudahan pula bisa menyentil perasaan kita semua): “Euro 2012, Suriah, dan Rohingya”. Melalui judul ini, saya mengajak kamu semua untuk merenung, termasuk buat saya pribadi. Ya, untuk bahan interospeksi diri. Utamanya berkaitan dengan kepedulian kita kepada sesama saudara muslim di tempat lain, wabil khusus di Suriah dan Rohingya. Syukur-syukur kalo sampe di belahan dunia lainnya, juga di negeri kita sendiri tentunya. Read More…

Punya Pacar? Putusin Aja!

edisi-241

O. Solihin

Waduuuh, tema pacaran diangkat lagi, dibahas lagi, dijembrengin lagi. Sebagian dari kamu mungkin ada yang nganggapnya sepele, udah paham, nggak penting-penting amat. Tetapi, dalam kenyataannya memang banyak remaja yang belum ngeh. Terbukti banget pertanyaan yang dikirim via SMS ke redaksi, rata-rata 7 dari 10 SMS isinya adalah tentang nanyain hubungan antara cowok-cewek. Istilah sekarang ya pacaran. Belum lagi kalo kru gaulislam bahas secara live di Radio MARS 106 FM Bogor dalam rubrik “TAMAN CURHAT REMAJA” yang digelar saban hari Kamis, pukul 20.15 WIB dan dipancarkan melalui audio streaming di: live.gaulislam.com, wuih tuh pertanyaan didominasi oleh “pacaran”.

Hmm… akhirnya kita juga nyadar kalo ternyata banyak juga remaja yang belum ngeh bahwa pacaran diharamkan dalam Islam, banyak remaja yang menyamakan istilah ta’aruf dengan pacaran. Tujuannya biar disebut islami. Aduh, itu keliru Bro en Sis. Itu sama kelirunya ketika kamu bilang bahwa kerudung adalah jilbab. Salah besar itu. Kerudung mah penutup kepala dan rambut-juga harus nutupin bagian dada dan punggung, dalam bahasa Arab disebut khimar. Kalo jilbab pakaian luar yang panjang, tebal, longgar dari bagian pundak hingga menutupi mata kaki. Semacam gamis lah kalo orang sekarang bilang. Tuh, jelas beda banget kan? Kalo kamu tetep bilang bahwa jilbab adalah kerudung, bisa-bisa diketawain sama orang Arab (yang ngerti bahasa Arab tentunya. Sebab, ada juga yang lahir dan besar di Arab tapi nggak ngerti bahasa Arab, yakni Unta. Hehehe..  *nggak nyambung tapi kayaknya bener. Gubrak!) Read More…

“Ngapain Sih Mikirin Lady Gaga?”

20120525tolak-lady-gaga-250512-pras-5

O. Solihin

Hadeeuuh.. Lady Gaga, penyanyi asal Amerika Serikat ini lagi jadi trending topic di jagat Indonesia. Pro dan kontra soal rencana konsernya yang akan digelar pada 3 Juni 2012 ini semarak banget. Mereka yang pro karena menganggap bahwa Lady Gaga sekadar manggung di tempat ini, mempromosikan albumnya yang bertitel “Born This Way”, menyapa penggemarnya, dan promotor untung berlipat-lipat dari penjualan tiket. Cuma itu lalu Mother Monster ini dibolehin konser di negeri yang penduduknya mayoritas muslim?

Bro en Sis, bagi mereka yang kontra dengan rencana konser Lady Gaga tentu punya alasan juga. Apa alasannya? Banyak. Bejibun. Mereka (termasuk saya pribadi) yang kontra karena Lady Gaga berpotensi menyebarkan budaya kufur atas nama kebebasan berekspresi. Belum lagi aksi-aksi panggungnya yang seronok dan sudah jelas pornoaksi. Banyak ormas, lembaga dan juga individu yang menolak rencana konser Lady Gaga. Saya tertarik dengan poin-poin yang disuarakan santri-santri saya di Pesantren Media, Bogor yang dirilis di website resmi mereka: www.pesantrenmedia.com tentang Lady Gaga. Menjadi unik karena poin-poin tersebut bagian dari Surat Terbuka kepada Presiden SBY. Berikut petikannya: Read More…

Buka Topengmu, Sobat!

edisi-237

O. Solihin

 

Amati dirimu di cermin! Apa yang kamu dapati tentang dirimu? Kamu punya wajah. Cantik? Syukurlah. Ganteng? Alhamdulillah. Jerawatan? Jangan marah. Tapi nggak mau jerawatan? Ya, ampelaslah wajahmu itu jika kamu nggak pede dengan dirimu. Mungkin karena kamu merasa lebih pede jika punya wajah selicin porselin yang sering diiklankan di tivi. Tetapi ingat, itu bisa saja palsu. Bukan dirimu. Kamu mungkin saja bisa bersandiwara di depan kawan-kawanmu bahwa dengan wajah yang mulus kamu akan dikagumi temanmu. Tetapi ingat, itu kan bukan dirimu yang asli. Kamu mengemas wajahmu agar kelihatan manis dan cantik atau ganteng di hadapan orang lain.

Begitu pun ketika kamu tampil dengan karakter yang bukan dirimu. Meski kamu berusaha meyakinkan setiap orang bahwa kamu dicitrakan (digambarkan) sebagai orang yang pinter, tetapi faktanya kamu—maaf, bloon—ya suatu saat akan ketahuan juga. Meski kamu setengah hidup menjejali pikiran orang lain bahwa kamu dicitrakan sebagai orang yang dermawan, tetapi faktanya kamu justru pelit, suatu saat orang akan tahu jati dirimu yang asli. Itu artinya, kamu hidup di bawah bayang-bayang bukan dirimu. Tetapi kamu pura-pura bahwa itu dirimu. Duh, hidup kayak gitu capek, Bro en Sis. Bener lho! Read More…

Bete? Ngaji Aja!

little-boy-reads-quran2

 O. Solihin

Kamu pernah baca buku yang memotivasi kalo lagi bete diminta untuk nulis? Ya, isinya cukup bagus tuh, karena bisa ngasih solusi. Nah, kalo di buku yang saya tadi tanyakan menawarkan solusi bahwa kalo lagi bete nulis aja (ini juga baik kok, asal isi tulisannya bener), maka saya menawarkan kalo kamu didera rasa bete, ya ngaji aja.

Sobat muda muslim, kalo lagi bete rasanya emang nggak enak ati ye. Bawaannya uring-uringan mulu, kepala nyut-nyutan, hilang mood deh. Terus sebel juga pas ngeliat wajah-wajah yang kita nggak sukai. Lihat si anu langsung mual (karena wajahnya tiba-tiba aja agak mirip-mirip septic tank). Phew! Pokoknya kalo lagi bete rasanya hilang semangat tuh. Lemes! Mau ngapa-ngapain juga bawaannya males aja. Jadinya, rasa bete selain jadi beban kita, juga bikin kita nggak kreatif. Read More…