suami-istri

sesaat aku diam
mematung dalam hening
samar-samar terdengar suara
pelan, rendah, lirih
ia pelan sekali bersuara
aku:  istri suamimu

aku diam
pikir dan rasaku tertusuk-tusuk
apa?
dia berkata lirih sekali
aku: istri suamimu

aku diam kembali
gejolak di dada ini
gemuruh tapi hening
sunyi senyap dan gelap
di dasar hati
: berarti kau istri suamiku?
tanyaku lirih juga

anggukannya membuatku mendidih
hati ini perih, pedih

setahun berlalu…
justru kini aku dapatkan kesejukan
kau membuatku tak kesepian
dua tanganku memang lemah
dua kakiku tak berdaya

hadirmu di sini
menjadikan aku temukan cinta
temukan diriku
hadirkan kembali asa
tentang cinta yang berbunga

aku ijinkan engkau menjadi istri suamiku
senyumlah
jangan menangis lagi
air mata sedihku sudah kering
aku ternyata bahagia berbagi cinta
lihat anak-anak kita yang baru lahir
tak ingin ibunya muram dan kusut
mereka buah hati kita
mereka anak kita
anak suami kita

Rabbi..
ijinkan aku tetap mencintai suamiku
juga istri suamiku
jangan Engkau kurangkan bilangan cintaku padanya dan padaku
aku makin cinta pada-Mu ya Rabbi..
aku sangat cinta padaMu…

asa
20092006

1 thought on “istri suamiku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *