Oleh : Irza Setiawan Aku benci semuanya Rasa takutku, kelemahanku, sifat egoisku Entah siapa diriku sebenarnya ? Semuanya menjadi berbeda karena kejadian itu Kenapa aku menjadi seorang pecundang seperti ini Batin Arya meringis, menahan pahit yang sangat menyesakkan dada, sejak kejadian dimana…
read more“Ga mau Maaa…! Ga mauuu..! Mama enggak ngerti banget sih mau aku tuh apa!?” Wiwi menekuk mukanya kemudian menghempaskan mukanya ke atas bantal, kesal. “Mama tahu apa yang terbaik buat kamu, Wi…Mama enggak pengen kamu kayak tante Ratih yang tersiksa gara-gara masuk…
read moreOleh: A. Farid Miharja Irama mega merah ufuk menutup malam yang hening, kristal embun bertengger di atas pucuk ilalang, jangkrik dan binatang melata lainnya tersiul mengiringi semilir angin yang berjubah dingin. Desa El Faden yang sangat indah redup dalam keheningan itu. Lampu…
read moreBy: Koko Nata “Sudah siap pesta Al ? Let’s Party!” seru Dodo. Dua tangannya mendorong Al, Jai, dan Toni masuk ke sebuah cafe di areal plaza semanggi. Hingar bingar musik menyambut kedatangan mereka. Teriakan DJ menyemangati seisi ruangan temaram untuk bergoyang. Lampu…
read moreBy: Iwan Januar Nggak enak juga punya organisasi tapi nggak punya tempat bernaung. Itu deh yang dirasakan sama anak-anak Remaja Mesjid SMU Islam Pertiwi. Mereka udah kepalang memproklamirkan berdirinya RMA tapi belum punya mesjid. Makanya kalau RMA di daerah kamu adalah singkatan…
read moreBy: O. Solihin “Para pejuang kebenaran adalah orang yang paling pintar memaknai arti cinta. Mereka orang yang paling romantis. Rindu dan cintanya amat kuat menggebu. Demi cinta dan rindunya kepada kebenaran, ia rela menempuh cobaan. Telapak tangannya selalu basah oleh keringat, bahkan…
read more