Oleh: Nafisah FB [Penulis buku, Mentor KMO kelas penulisan Skenario, http://nafiisahfb.co.cc/] Syarif gemetar. Ikatan ranting ditangannya ikut bersuara. Untung menjatuhkan kapak kecilnya ke tanah dan segera meluncurkan tubuhnya dari atas pohon ke bumi. “Lari!” teriak Untung. Tangannya meraih tangan Syarif. Ikatan ranting…
read moreby: Nafiisah FB (Mentor KMO Skenario/http://nafiisahfb.co.cc) “Jadi kapan elo bisa ke sini?” “Aku enggak tahu, Kay. Maaf. Bukannya aku enggak mau ke sana. Tapi, jadwalku emang padat banget minggu ini. Nanti, deh, aku kabarin kalau aku udah punya waktu. Ya ?” “You…
read moreOleh: Nafisah FB [Penulis buku, Mentor KMO kelas penulisan Skenario, http://nafiisahfb.co.cc/] “Wah, gimana ini, Pakde?! Masa’ yang sudah jelas nebang pohon enggak pake’ ijin bisa bebas?!” Ngatno menunjuk-nunjukkan telunjuk kanannya ke atas lembaran koran. Tangannya yang lain sedang memegang rantang plastik tempat…
read moreOleh: Mia Yunita [Banjarmasin | http://diarypuan.wordpress.com] Kau lihat langit malam? Kelam bila tanpa benderang bintang. Hampa tanpa gumpalan awan. Tapi ia mampu ceria bila gemerlap bintang menghiasinya. Dan dimanakah penyangga malam itu? Capai aku berkelana… capai aku memikirkan… seindah apa tonggak yang…
read moreOleh : Irza Setiawan Aku benci semuanya Rasa takutku, kelemahanku, sifat egoisku Entah siapa diriku sebenarnya ? Semuanya menjadi berbeda karena kejadian itu Kenapa aku menjadi seorang pecundang seperti ini Batin Arya meringis, menahan pahit yang sangat menyesakkan dada, sejak kejadian dimana…
read moreOleh: Nafisah FB [Penulis buku, Mentor KMO kelas penulisan Skenario, http://nafiisahfb.co.cc/] Angin malam yang berhembus semilir membuat mata Syarif sebentar menutup. Sedetik kemudian matanya membuka lalu menutup lagi. Dia terkantuk lalu terlelap sekejap. Pensilnya menyusul terhempas dari tangannya. Seorang wanita berusia sekitar…
read more“Ga mau Maaa…! Ga mauuu..! Mama enggak ngerti banget sih mau aku tuh apa!?” Wiwi menekuk mukanya kemudian menghempaskan mukanya ke atas bantal, kesal. “Mama tahu apa yang terbaik buat kamu, Wi…Mama enggak pengen kamu kayak tante Ratih yang tersiksa gara-gara masuk…
read moreOleh: A. Farid Miharja Irama mega merah ufuk menutup malam yang hening, kristal embun bertengger di atas pucuk ilalang, jangkrik dan binatang melata lainnya tersiul mengiringi semilir angin yang berjubah dingin. Desa El Faden yang sangat indah redup dalam keheningan itu. Lampu…
read moreBy: Koko Nata “Sudah siap pesta Al ? Let’s Party!” seru Dodo. Dua tangannya mendorong Al, Jai, dan Toni masuk ke sebuah cafe di areal plaza semanggi. Hingar bingar musik menyambut kedatangan mereka. Teriakan DJ menyemangati seisi ruangan temaram untuk bergoyang. Lampu…
read more